[Review Buku] Billy Bat, Sebuah Thriller Mencekam dari Naoki Urasawa dan Takashi Nagasaki

Judul: Billy Bat
Penulis: Naoki Urasawa dan Takashi Nagasaki
Bahasa: Inggris
Format: scanlation
Penerbit: Kodansha (2008-2016)
Genre: seinen, fiksi, thriller, misteri

Cerita

Taken from Goodreads:

The story begins in 1949 and follows Japanese-American comic book artist Kevin Yamagata as he draws the popular detective series “Billy Bat”. When he learns he may have unconsciously copied the character from an image he saw while serving in occupied Japan, he returns to Japan to get permission to use Billy Bat from its original creator. Upon arriving there, however, he becomes embroiled in a web of murder, cover-ups, and prophecy that all leads back to Billy Bat.

It is soon evident that the truth of Billy Bat’s nature is far larger than Kevin could ever guess, spanning across millennia and the world. Kevin finds that The Bat is related to an ancient scroll which is said to enable anyone who possesses it to rule the world.

5 Points for:

Story

Setting

Characterization

Writing style

Moral/interesting trivia

 

Level of Interest

Review

Postingan bulan Juli ini saya buka dengan ulasan karya Naoki Urasawa, mangaka jagonya thriller psikologis yang jadi favorit saya selama bertahun-tahun. Setelah berkenalan dengan Monster, lanjut ke 20th Century Boys dan 21st Century Boys, akhirnya saya kesampaian juga baca karya terbarunya. Tetapi sebenarnya Billy Bat ini juga nggak baru-baru banget, karena sudah tamat di tahun 2016. Manga Urasawa yang terbaru adalah Asadora! yang rilis di tahun 2018.

Melalui karya ini, saya anggap Urasawa masih belum kehilangan sentuhannya. Ramuan thriller, plot twist, dan misteri yang dia suguhkan masih ajib. Meskipun tidak sampai bikin saya merinding seperti Monster. Dari segi cerita, Billy Bat ini masih senuansa dengan 20th Century Boys. Walaupun begitu, rentang waktu dan latar tempat yang digunakan Billy Bat lebih luas lagi.

Seperti biasa, Urasawa membawa pembacanya ke dalam thriller psikologis yang terjalin rumit dengan alur maju-mundur, plot twist, misteri di dalam misteri, multiple main characters, dan latar tempat yang berganti-ganti.

Ini bukan manga yang cocok dibaca sembari mengerjakan hal lain. Terlalu banyak tokoh penting yang muncul di dalam satu volume. Linimasa yang melompat-lompat dan meliputi rentang waktu ribuan tahun. Informasi yang begitu padat. Semua itu membuat pembaca harus konsentrasi. Jika tidak, bisa-bisa harus buka volume sebelumnya untuk mengingat ini siapa, itu siapa, jawaban pertanyaan ini apa, misteri itu terbongkar di adegan yang mana. Secanggih-canggihnya saya, nggak mungkin bisa menyelesaikan 20 volume Billy Bat dalam sekali jalan. Setiap malam saya membaca manga ini dan butuh seminggu lebih untuk menyelesaikannya.

Billy, The Talking Bat

Gambar seekor kelelawar bermuka sinis yang ternyata bisa bicara kepada manusia. Kelelawar ini adalah perwujudan kekuatan kuno yang menggerakkan manusia untuk mewujudkan ambisi duniawi.

Si kelelawar memilih orang-orang tertentu sebagai pion untuk menggerakkan sejarah sesuai keinginannya. Mulai dari Yesus Kristus, Fransisco Xavier, Kanbei sang shinobi, hingga kedua tokoh utama cerita ini, Kevin Yamagata dan Kevin Goodman. Dua yang saya sebut terakhir adalah mangaka yang lantas menjadi alat komunikasi si kelelawar dengan peradaban manusia. Keduanya menggambar komik Billy Bat yang bersumber dari bisikan si kelelawar. Komik itu pula yang menjadikan keduanya buronan nomor wahid organisasi rahasia Amerika Serikat dan Jepang.

Billy Bat. Photo: Kodansha/Morning

Sosok kelelawar ini terkait dengan gulungan kuno yang ditulis Fransisco Xavier. Konon siapa pun yang memiliki gulungan tersebut bisa mengubah sejarah. Upaya untuk menghindarkan gulungan tersebut dari tangan-tangan jahat akhirnya ikut menyeret Kevin Yamagata dan Kevin Goodman juga.

Selipan Tokoh dan Fakta Sejarah yang Dipilin Sedemikian Rupa

Baca manga ini bikin kita penasaran untuk mengulik fakta sejarah yang diselipkan Urasawa dan diputar balik 180 derajat. Juga tokoh-tokoh nyata yang dibuatnya bersinggungan dengan para tokoh di Billy Bat.

S. 6 Billy Bat 13 (c) 2013 Naoki Urasawa_Studio Nuts, Takashi Nagasaki

Saya sendiri juga langsung googling setiap menyelesaikan satu volume. Coba kita list beberapa di antaranya yang masih saya ingat, ya.

  • Shimoyama Incident & Three Great Misteries of Japan National Railways
  • Penyaliban Yesus Kristus dan pengkhianatan Yudas Iskariot
  • Ryo Ikebe
  • Fransisco Xavier (Fransiskus Xaverius) dan penyebaran Kristen di Jepang
  • Klan shinobi Kouga dan Iga
  • Nobunaga Oda
  • Albert Einstein
  • Adolf Hitler
  • Teori konspirasi hoaks pendaratan bulan
  • Pembunuhan John F. Kennedy
  • Pengeboman World Trade Center
  • Runtuhnya Tembok Berlin

Bisa dibilang baca Billy Bat itu bikin kita sekalian belajar sejarah. Sejarah dari sudut pandang yang berbeda tentunya. Tidak semuanya dituliskan secara akurat memang, karena Urasawa butuh fakta-fakta sejarah ini sebagai bumbu cerita. Tetapi setidaknya ini bikin kita tertarik untuk mencari tahu lebih jauh.

Nah, sekian ulasan tentang Billy Bat. Semoga manga ini segera diterjemahkan dan diterbitkan di Indonesia, ya. Tapi kalau diterbitkan pun mungkin baru beberapa tahun lagi, sih.

Advertisements

2 thoughts on “[Review Buku] Billy Bat, Sebuah Thriller Mencekam dari Naoki Urasawa dan Takashi Nagasaki

  1. Billy Bat… baru dengar. Manga yang ga umum ya, atau sayanya yang terlampau umum penikmat Naruto, One Pieces, dll.
    Selalu seru ketika baca fiksi disinggung tokoh sejarah.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.