About Rating a Book

Me-rating buku itu gampang-gampang susah. Setiap kali kita ngasih rating buat suatu buku, rasanya ada aja yang kurang pas. Suatu buku itu kan bisa dikatakan bagus atau tidak harus dilihat dari berbagai unsur. Jadi kayaknya penilaian kita terhadap keseluruhan buku itu terlalu kompleks untuk diterjemahkan dalam 1-5 bintang saja. Karena itu, mulai sekarang aku memutuskan untuk me-rating buku dengan dua cara.

Pertama, rating berdasar poin plus buku secara keseluruhan. Yang aku nilai di sini ada lima poin, yaitu;

Ide Cerita

Umumnya suatu buku jadi menarik karena menyajikan ide cerita yang lain daripada yang lain. Sebuah konsep cerita yang menjadi terobosan dalam suatu genre atau malah dalam karya sastra secara keseluruhan. Dan itu seringkali udah cukup buat bikin si buku jadi fenomenal. Kurang lebih itu yang menjadi kunci kesuksesan Battle Royale, Twilight, atau karya-karya Jane Austen pada zamannya.

Cara Penyampaian/ Gaya Penulisan

Seringkali ada buku-buku yang ide ceritanya biasa aja. Tapi si penulis menyampaikannya dengan berbagai cara yang membuat cerita itu jadi enak untuk dibaca. Coba lihat Supernova: Petir atau     . Ceritanya biasa aja. Tapi penyampaian cerita dari sudut pandang Elektra dan    yang ajaib bikin kita betah membaca buku itu.

Karakter

Apalagi daya tarik utama sebuah cerita kalau bukan karakter utamanya? The heroes/heroines or both of them. Karena ini kan kita semua yang hobi baca romance punya book boyfriends? Btw, book boyfriends-ku kebanyakan dari novel historical romance. Lord Sebastian St. Vincent (Devil in Winter), Harry Rutledge (Tempt Me at Twilight), Tan Peng Liang (Ca Bau Kan), Peeta Mellark (The Hunger Games), sama belakangan ini Gray Porter (Almost).

Additional Information/Atau Pesan Tertentu Yang Disampaikan Melalui Cerita

Ini bisa kita temui pada buku-buku yang dibuat dengan riset matang. Jadi hanya dengan membaca bukunya kita bisa belajar banyak hal, entah itu filosofi, pandangan politik, sains, atau sekedar trivial information yang menarik. Aku paling suka buku seperti ini. Pengarang-pengarang yang aku sukai kebanyakan menulis buku-buku seperti ini. Remy Silado, Sidney Sheldon, Dewi Lestari, Sylvain Reynard, dll. Mereka semua nggak tanggung-tanggung dalam mencantumkan setiap fakta dalam buku mereka.

Kesan Pertama

Kesan pertama yang didapat entah dari cover, sinopsis, book trailer atau komentar dari selebriti (aku banget nih. Kepancing buat baca buku yang dipuji seleb). Karena first impression itu memang penting kan buat bikin kita tertarik dan memilih satu buku dari deretan buku lain di rak atau katalog online.

Nah, rating yang kedua berdasarkan tingkat ketertarikan kita sama keseluruhan buku itu. Karena yang namanya cerita fiksi itu nggak lepas dari x-factor yang bikin kita nggak bisa berhenti membaca sampai halaman terakhir atau malah bikin kita males buat nerusin. Sering kan kita nemu buku yang ide ceritanya bagus, karakternya keren, risetnya dalam, tapi entah kenapa kita nggak tertarik buat baca sampai selesai. Sebaliknya ada buku yang dilihat dari sisi manapun biasa aja tapi bikin kita ketagihan baca buku itu.

Rating untuk x-factor ini ada lima poin juga. Digambarkan pakai hati merah buat nunjukin seberapa besar kecintaanku sama buku itu.

 heart rate12

Aduh, nggak suka. Bikin bete bacanya.

 heart rate22

Nggak suka sih. Tapi masih acceptable. Setidaknya nggak ganggu kesehatan jiwa.

 heart rate32

Lumayan bagus juga. Tapi masih kurang gimana gitu.

 heart rate42

Bagus. Nggak rugi sama sekali bacanya.

 heart rate52

Bagus banget. Sampai baca berulang-ulang masih belum bosen juga.

Jadi begitu. Semoga dengan cara seperti ini rating-nya bisa lebih obyektif. Sekarang waktunya baca lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.