[Review Buku] Scandal of The Season (The Spinster Club #4)

Scandal of The Season. Photo credit: Goodreads
Scandal of The Season. Photo credit: Goodreads

Judul: Scandal of The Season (The Spinster Club #4)
Penulis: Christie Kelley
Bahasa: Inggris
Format: ebook, 352 hal.
Penerbit: Zebra (2010)
Genre: historical romance (roman sejarah), roman, fiksi, dewasa, drama

Cerita

Taken from Goodreads:

A Daring Charade…

For ten years, Anthony Westfield, Viscount Somerton, hasn’t been able to forget the woman with whom he spent one scandalous night. When their paths cross again, he’s shocked to discover Victoria Seaton is an accomplished pickpocket. But Somerton leads a double life of his own. Working on an undercover assignment, he makes Victoria a proposition: pretend to be his mistress or risk ruin. Yet soon he’s tempted to turn their charade into reality—and surrender to an explosive passion.

A Holiday To Remember…

Victoria can’t believe the man who almost destroyed her life a decade ago is now threatening to unravel her secrets. But posing as his mistress at a holiday country party is a game she can play well. For just one look into Somerton’s eyes still weakens her with lust. And with Christmas fast approaching, every kiss they share under the mistletoe only makes Victoria fall more deeply in love.

4 Points for:

check signStory

check signSetting

check signCharacterization

Writing style

Moral/interesting trivia

Level of Interest

Review

Akhirnya kesampaian juga baca dan nulis review untuk buku keempat dari The Spinster Club, yaitu Scandal of The Season. Saya sengaja skip review untuk buku ketiga, karena memang tidak terlalu menikmati ceritanya. Langsung saja ke ceritanya Somerton yang memang sudah saya nanti-nanti sejak buku kedua.

Bagi yang sudah membaca The Spinster Club #1 atau Every Night I’m Yours pasti sudah tak asing dengan Viscount Somerton, pria annoying tapi bikin penasaran yang sempat berperan penting bagi happy ending-nya Banning dan Avis.

Kali ini pembaca akan dibawa ke masa lalu Somerton. Tepatnya pada titik terendah di dalam hidup Somerton, ketika dia mengetahui sebuah rahasia besar mengenai keluarganya. Dalam keadaan mabuk dia mengambil kesucian seorang gadis penjual jeruk. Somerton yakin kalau dia sudah memperkosa gadis itu jadi dia berusaha untuk menemukannya selama sebelas tahun terakhir. Sementara gadis itu ternyata tak pernah jauh-jauh dari hidupnya.

Victoria menjalani hidup yang sangat sulit selama bertahun-tahun. Dia harus menjadi pencopet untuk menghidupi anak-anak yatim di panti asuhan yang dia kelola. Tak ada yang tahu mengenai hal ini, termasuk teman-temannya di Spinster Club. Kemudian Somerton kembali ke dalam hidup Victoria dan mengancam untuk membongkar rahasia besarnya. Karena itulah Victoria terpaksa setuju menjadi kaki tangan Somerton untuk menyelesaikan misinya sebagai mata-mata. Dari sanalah kekacauan dimulai.

Saya sangat menyukai karakter Somerton dan Victoria, baik sebagai pasangan atau individu. Meskipun chemistry di antara mereka tidak sebesar Avis dan Banning, saya rasa mereka memang sangat serasi. Latar belakang hidup masing-masing juga ‘kaya’, menarik untuk diikuti.

Bagian di mana Somerton memeras Victoria memang agak ganggu. Tapi kalau nggak gitu nggak bakal bisa jadi cerita dua ratusan halaman, kan. Formulanya memang hampir sama dengan Every Night I’m Yours, tetapi cerita Somerton dan Victoria ini lebih kompleks dan seru.

Kalau diurutkan, ini adalah buku kedua yang paling saya sukai dari seri The Spinster Club. Tak banyak yang bisa saya katakan selain buku ini cocok buat bacaan ringan bagi penggemar hisrom.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.