[Review Buku] Kissing Frog in Cyberspace, Sebuah Memoir Kocak dari Pemburu Cinta di Dunia Maya

[Review Buku] Kissing Frog in Cyberspace, Sebuah Memoir Kocak dari Pemburu Cinta di Dunia Maya

Pria-pria yang ditemui Dianne di dunia maya memang 'ajaib'. Ada yang cabulnya kelewatan, seksis, dekil, anak papa, bahkan ada yang sudah beristri.

Review: Life and Death, a ‘not so interesting’ reimagination of Twilight

Review: Life and Death, a ‘not so interesting’ reimagination of Twilight

Judul: Life and Death: Twilight Reimagined (Twilight #1.75) Penulis: Stephenie Meyer Bahasa: Inggris Format: Ebook (EPUB), 470 hal. Penerbit: (2014, first published 2010) Genre: Drama, realistic fiction, kuliner Cerita Taken from Hollywood Reporter's review: Stephenie Meyer just released a surprising new novel, Life and Death: Twilight Reimagined, that swaps all of the genders inTwilight. Throughout [...]

[Review Buku] The Hundred-Foot Journey: Kisah tentang Cinta, Cita Rasa, dan Selera

[Review Buku] The Hundred-Foot Journey: Kisah tentang Cinta, Cita Rasa, dan Selera

The Hundred-Foot Journey bercerita tentang Hassan, dari cucu pemilik warung makan India sampai menjadi chef masakan Prancis dengan tiga bintang Michelin.

Review: Waking Olivia, Ketika Masa Lalu Memaksa Kita Untuk Berlari (Harfiah) Selamanya

Review: Waking Olivia, Ketika Masa Lalu Memaksa Kita Untuk Berlari (Harfiah) Selamanya

Judul: Waking Olivia Penulis: Elizabeth O'Roark Bahasa: Inggris Format: Ebook (ACSM) Penerbit: Elizabeth O'Roark (2016) Genre: Contemporary romance, drama, realistic fiction, New Adult Harga: free (via advanced reader copy Netgalley) Cerita Synopsis taken from Goodreads A failing farm. His father’s debt. And a struggling college track team. Will Langstrom has too many responsibilities, and the last [...]

[Review Buku] Me Before You, Saat ‘Kewajiban untuk Hidup’ dan ‘Hak untuk Mati’ Jadi Kontroversi

[Review Buku] Me Before You, Saat ‘Kewajiban untuk Hidup’ dan ‘Hak untuk Mati’ Jadi Kontroversi

Ini lho, buku dan film yang bikin heboh di negara-negara bule sana sejak pertengahan Juni 2016 lalu. Di Indonesia sendiri kurang terdengar gaungnya (kecuali di kalangan pembaca buku), karena negara kita memang belum terlalu perhatian dengan isu assisted suicide (bunuh diri dengan bantuan) atau dying with dignity.