[Review buku] Shinmai Shimai no Futari Gohan, Another Cooking Manga With Recipes

 Shinmai Shimai no Futari Gohan. Photo credit: Yuri-isms
Shinmai Shimai no Futari Gohan. Photo credit: Yuri-isms

Judul: Shinmai Shimai no Futari Gohan (Two New Rice Cakes/Let’s Have Meal Together)
Penulis: Hiiragi Yutaka
Bahasa: Inggris
Format: skanlasi
Penerbit: Dengeki Daioh (2015)
Genre: komedi, slice of life, shoujou, kuliner

Sinopsis

Taken from MyAnimeList:

“But suddenly, I had a little sister. That was the problem.”

After her father’s remarriage, Sachi suddenly has a new stepsister, Ayari. At first, their interactions are awkward, and very brief. However, they soon discover a shared love… of food?

Sachi soon discovers Ayari’s passion for cooking, and the two step-sisters soon begin to bond over Ayari’s delicious cooking, and begin to overcome the barriers that had once kept them apart. While their parents are away on their honeymoon, they learn to cope with their differences, and bond over a seemingly insignificant thing!

1 Point for:

check sign

Story

Setting

Characterization

Writing style

Moral/interesting trivia

Level of Interest

Review

Akhirnya saya mengulas manga lagi. Dan masih tetap manga kuliner yang jadi favorit saya saat ini. Setelah Cooking Papa dan Yakumo-san Wants To Feed, sekarang giliran Shinmai Shimai no Futari Gohan.

Tokoh utama manga ini adalah pasangan kakak-adik tiri. Ayari, si adik benar-benar pendiam, dewasa, dan jago masak. Sementara kakaknya, Sachi justru terlihat kekanakan dan manja. Dua anak sekolah ini benar-benar cuma tinggal berdua, karena ayah mereka bekerja di luar negeri. Kehadirannya di rumah cuma dalam bentuk oleh-oleh makanan yang dikirim setiap beberapa bulan sekali.

Setiap episode diisi dengan adegan dua cewek ini menyiapkan masakan, bereksperimen dengan kuliner, dan makan malam bersama. Pribadi Sachi dan Ayari yang kelewat kontras menjadikan interaksi di antaranya keduanya lebih berwarna, Kadang hadir juga tokoh sampingan yang kebetulan diundang ke rumah mereka untuk ikut bersantap.

Ini adalah jenis manga yang hampir tanpa konflik. Dan menurut saya nuansa yuri di dalamnya cukup terasa, meskipun hubungan persaudaraan mereka sebenarnya lurus-lurus saja. Tetapi sahabatnya Sachi memang diam-diam memendam rasa, entah itu platonik atau cinta romantis sungguhan. Seperti Tomoyo Daidouji di Cardcaptor Sakura begitulah.

Shinmai Shimai no Futari Gohan. Photo credit: Dengeki Daioh – Yuri-ism.com

Walaupun ceritanya sederhana sekali, saya menyukai gambarnya yang manis khas manga shoujou. Cewek-cewek cantik dan imut berpipi merona dengan detail pakaian dan aksesoris yang cewek banget juga.

Satu hal lagi yang menyenangkan dari manga ini adalah resep-resep lucu yang disertakan di halaman terakhir. Kebanyakan resepnya terlihat  enak dan cukup mudah. Tetapi memang butuh kesabaran sedikit untuk membuatnya. Karena makanan-makanan di manga ini memang mementingkan penampilan. Jadi omelet saja harus dibentuk hati kalau mau mengikuti resepnya dengan patuh.

Beberapa resep yang saya rasa layak dipraktikkan antara lain summer roll, herb flavored french fries, mizore nabe, macaron, dan strawberry milk.

Shinmai Shimai no Futari Gohan. Photo credit: Dengeki Daioh – Yuri-ism.com

Tetapi tidak sedikit juga yang membutuhkan bahan dan peralatan khusus. Misalnya resep es krim yang harus dibuat dengan ice cream maker. Lalu raclette cheese, daging rusa, foie gras, kalkun, dan smoked ham segede gaban kiriman ayah mereka yang jelas sulit dijangkau kantong orang awam seperti kita-kita.

Saya sudah pernah mencoba resep summer roll-nya. Meskipun bahan-bahannya sederhana, saya butuh tiga kali percobaan untuk mendapat hasil yang bagus seperti di gambar-gambar Google. Dan saya rasa memang tidak bisa patuh 100 persen pada resep di manga. Kalau benar-benar mengikuti tips dari Ayari, summer roll saya jadi kelewat chewy sampai sulit digigit. Kulitnya juga jadi berkerut, kurang cantik saat disajikan. Nanti saya akan berbagi cerita hasil praktik resepnya di postingan lain.

Intinya, Shinmai Shimai no Futari Gohan ini adalah manga yang cocok buat cewek. No romance, no real conflict. Cuma ada sismance (saya juga baru tahu kalau antonim bromance itu beneran sismance) cerita-cerita pendek tipe manga bergenre slice of life.

Semoga saja manga ini segera diterbitkan di Indonesia dan pakai judul bahasa Inggris saja. Two New Rice Cakes atau Let’s Have Meal Together juga nggak apa-apa. Soalnya saya sering belibet kalau harus menyebutkan judul manga ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.