Saya suka banget manga kuliner, soalnya suka makan dan masak.
Memang apa serunya manga tentang makanan? Wah, jangan salah! Tema kuliner ini pengembangannya bisa luas banget. Bisa diracik bareng thriller, fantasi, komedi, romance, action, sejarah, time travel, sampai isekai.
Kuliner yang ditampilkan juga nggak melulu masakan Jepang. Ada yang fokus di masakan Prancis, Italia, atau wine.
Apalagi kalau sudah masuk manga, risetnya pasti mendalam. Karena itulah, pembaca bisa ikutan belajar banyak hal. Mulai dari tips memasak, sejarah kuliner suatu negara, sampai resep.
Iya, cukup banyak manga yang menampilkan resep di akhir setiap bab. Saya sendiri suka mempraktikkan beberapa di antaranya.
Nah, berikut ini beberapa manga kuliner yang menurut saya punya cerita bagus. Sekalian saya sertakan juga judul-judul alternatif yang bisa dipilih, just in case nggak cocok dengan rekomendasi saya.
1. A Meal Makes Her Forget (Boukyaku no Sachiko)
Sinopsis: Sachiko Sasaki adalah editor majalah sastra berusia 29 tahun. Pekerjaannya berjalan dengan lancar dan dia akan segera menikah dengan seorang pria baik dan tampan.
Selama ini dia menjalani kehidupan yang sempurna… hingga hari itu!! Sang calon suami meninggalkannya di tengah prosesi pernikahan. Satu-satunya penjelasan yang dia berikan cuma kata maaf yang tertulis di atas secarik kertas.
Sachiko berusaha untuk menjalani hari-harinya seperti biasa. Dia masih tetap menjadi Sachiko yang tegas, seorang editor majalah sastra yang bisa diandalkan. Walaupun begitu, ternyata Sachiko tetap terguncang juga.
Sachiko pun mencari ‘momen untuk lupa’ yang diperolehnya ketika menyantap makanan lezat di suatu kedai. Lalu dimulailah petualangan adiboga Sachiko!
***
Kalau suka manga kuliner yang fokusnya icip-icip makanan buat pembaca perempuan, coba baca A Meal Makes Her Forget. Ini genre-nya josei alias untuk pembaca usia dewasa. Nggak banyak unsur 18+, cuma topiknya yang relatable buat perempuan dewasa.
Selain kuliner serba enak di berbagai daerah yang dicicipi Sachiko, manga ini juga banyak membahas dunia perbukuan, profesi, dan asmara.
Saya suka banget judul ini karena karakter Sachiko yang kompeten, kaku, dan agak freak; tapi justru memicu munculnya adegan-adegan kocak saat berinteraksi dengan karakter lain.
[REVIEW BUKU & LIVE ACTION] A MEAL MAKES HER FORGET, BACAAN DAN TONTONAN KOCAK YANG BIKIN LAPAR
Alternatif:
- Mitsume Cleaned The Plates Again Today: Seorang culinary writer mengulas makanan di berbagai kedai kekinian nan hits dan hidden gem di Tokyo.
- Ms. Koizumi Loves Ramen Noodles: Slice of life yang menceritakan maniak ramen jelita mencicipi berbagai jenis ramen di Jepang.
- Meshinuma: Slice of life tentang mas-mas kantoran yang hobi makan. Adegan makannya agak sexualized, kayaknya fan service buat pembaca perempuan.
2. Hiroshi Nohara’s Lunch Style
Sinopsis: Buat pegawai kantoran, makan siang merupakan saat yang tepat untuk rileks sejenak dari kesibukan di kantor. Ini adalah saat yang paling dinanti para karyawan. Namun, bagi Hiroshi Nohara, momen makan siang justru sering terasa seperti medan perang.
Kadang dia kebingungan pilih menu makan siang sampai waktu mepet. Seringnya, dia harus menyesuaikan menu makan siang dengan anggaran agar tak diomeli Misae.
***
Sebenarnya banyak manga dengan konsep makan-makan yang lebih bagus daripada Hiroshi Nohara’s Lunch Style. Kelebihan manga ini adalah karakternya yang sudah familiar bagi pembaca Crayon Shin-chan dan sudah resmi diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Alternatif:
- Samurai Gourmet: Manga tentang pensiunan karyawan yang menemukan gairah baru dalam masa tuanya dengan makan enak sendirian di berbagai tempat.
3. Papa & Daddy’s Homecooking
Sinopsis: Sengoku, seorang terapis yang diserahi tanggung jawab membesarkan anak dari mantan pacarnya. Harumi, editor komik yang harus membesarkan anaknya seorang diri setelah bercerai dengan istrinya.
Mereka sama-sama kewalahan dalam mengurus anak, memutuskan tinggal bersama dalam satu kamar apartemen di pinggiran kota. Inilah kisah para pria yang memutuskan belajar tentang masakan rumahan dari nol!
***
Penyuka cooking manga dengan format slice of life berlatar keluarga bisa mencoba Papa & Daddy’s Homecooking yang ceritanya menghangatkan hati. Manga ini juga memperkenalkan beberapa resep rumahan yang sepertinya disukai anak-anak di Jepang. Saya sudah praktik beberapa di antaranya dan suka banget.
[REVIEW BUKU] PAPA AND DADDY’S HOMECOOKING
Alternatif:
- Sweetness and Lightning: mirip Papa & Daddy’s Homecooking, tapi tokoh utamanya duda anak satu dan siswi SMA anak pemilik kedai
- Gin no Spoon: Slice of life berbalut drama keluarga tentang anak sulung sempurna yang ternyata anak adopsi dan keluarga agkatnya yang harmonis.
- Shinmai Shimai no Futari Gohan (Two New Rice Cakes): Kisah sepasang saudari tiri yang ditinggal orangtua mereka ke luar negeri dan harus menyiapkan makanan setiap hari.
- Yakumo-san Wants to Feed (Beauty and the Feast): Cerita tentang janda muda yang menyalurkan hobi memasaknya dengan membuatkan makanan untuk tetangganya, atlet baseball SMA dengan nafsu makan luar biasa.
- Misoshiru de Kanpai!: Cerita tentang dua anak SMP yang bersahabat sejak kecil dan sarapan bersama setiap pagi agar bersemangat.
- Aikagi-kun to Shiawase Gohan: Kisah tentang dua orang yang memutuskan tinggal bersama meskipun tidak punya hubungan asmara.
- What Did You Eat Yesterday? Pasangan gay di usia 40-an yang tinggal bersama dan berusaha keras hidup hemat demi terkumpulnya dana pensiun.
- Cooking Papa: Keseharian ayah serbabisa yang kompeten di kantor dan tetap rajin memasak untuk anak istri.
4. Juru Masak Para Maiko (Maiko-san Chi no Makanai-san)
Sinopsis: Setelah lulus sekolah, Kiyo dan Sumire memutuskan untuk menjalani pendidikan sebagai maiko (calon geisha) di Kyoto. Sayangnya, hanya Sumire yang lulus sebagai maiko.
Sempat putus asa karena harus berpisah dengan Sumire, akhirnya Kiyo bisa tetap tinggal di okiya yang sama dengan menjadi juru masak. Inilah cerita kehidupan sehari-hari Kiyo lewat berbagai masakan rumahan yang dibuatnya untuk para maiko.
Ini adalah cooking manga dengan format slice of life yang heartwarming. Perbedaannya dengan cooking manga sejenis adalah selipan tradisi geisha yang memang jadi daya tarik tersendiri.
[REVIEW BUKU] MENGENAL SEKILAS TRADISI UNIK GEISHA MELALUI THE CATERER AT THE MAIKO MANOR
Alternatif:
- Oishinbo: manga tentang petualangan kuliner seorang kritikus makanan sambil memperkenalkan budaya Jepang.
5. Delicious in Dungeon (Dungeon Meshi)
Sinopsis: Laios, Marcille, Chilchuck, dan Senshi menjelajahi dungeon berbahaya untuk menyelamatkan adik Laios yang dimangsa naga merah. Karena sumber daya yang terbatas, empat petualang itu harus bertahan hidup dengan menyantap monster yang mereka kalahkan. Meskipun awalnya Marcille enggan, Senshi dan kemampuan memasaknya berhasil menyulap dryad, cockatrice, hingga basilisk menjadi hidangan terlezat.
***
Manga dengan tema kuliner dan fantasi? Saya rekomendasikan Delicious in Dungeon. Ceritanya seru dan nggak melulu soal makanan. Mereka melewati berbagai tantangan di setiap level dungeon layaknya video game challenge.
Meskipun ceritanya masak daging monster, makanan-makanan yang ditampilkan di manga ini terlihat normal seperti masakan biasa, kok!
Alternatif:
- Campfire Cooking in Another World with My Absurd Skill (Tondemo Skill de Isekai Hourou Meshi): Manga isekai dengan dungeon trope dan konsep outdoor cooking. Masak-masak daging monster dan jalanin misi juga.
- Kakuriyo: Bed & Breakfast for Spirits: Literally, manga isekai tentang gadis yang menjadi staf Airbnb khusus makhluk halus.
- Crazy Food Truck: Manga dengan setting post-apocalyptic tentang mantan jendral manula yang mengelola food truck nggak laku bareng cewek rakus yang ternyata adalah hasil eksperimen militer. Isinya masak-masak daging monster juga.
6. Bambino
Sinopsis: Bercita-cita jadi chef, Ban Shogo hijrah dari Fukuoka ke Tokyo untuk bekerja di restoran Italia bergengsi, Trattoria Baccanale. Berkat kerja kerasnya, perlahan-lahan Ban mendapatkan pengalaman berharga sekaligus pengakuan dari rekan-rekannya.
***
Bambino adalah manga kuliner bergenre seinen yang berlatar restoran Italia. Bisa ditebak, kuliner yang dibahas juga fokus di Italian cuisine. Manga seperti ini menarik perhatian saya karena menceritakan character development tokoh utamanya melalui berbagai tantangan yang dihadapinya saat bekerja di dapur.
Alternatif:
- Chef Mitsuboshi: Mirip Bambino, tapi berlatar restoran Prancis.
- Sota’s Knife: Mirip Bambino, tapi berlatar restoran tradisional Jepang.
- Fermat’s Cuisine: Genius matematika bertemu genius kuliner dan mencoba menciptakan hidangan sempurna dengan prinsip matematika.
7. A Chef of Nobunaga (Nobunaga no Chef)
Sinopsis: Ken, seorang chef di era modern terlempar ke masa lalu dan menjadi kepala juru masak buat Oda Nobunaga. Demi keselamatannya, Ken harus memanfaatkan keahlian memasak untuk menyelesaikan intrik politik dan mencegah sejarah berubah.
***
Saya belum menemukan manga kuliner yang setema dengan Nobunaga no Chef ini. Unsur fantasi berupa time travel, sejarah, dan politik diramu dengan kuliner. Ceritanya unik dan seru banget.
8. Laid Back Camp (Yuru Camp)
Sinopsis: Tak seperti gadis muda lainnya yang lebih suka berlibur bareng pacar, liburan favorit Rin Shima justru solo camping di kaki Gunung Fuji. Mulai dari mendirikan tenda sampai menyiapkan makanan, semuanya dia lakukan sendiri.
Suatu hari, Nadeshiko Kagamihara yang tersesat meminta bantuan Rin. Setelah melewati malam yang dingin dengan semangkuk ramen, kehangatan api unggun, dan ngobrol semalaman; dua gadis ini terpikir untuk camping bareng lagi.
***
Yuru Camp ini menceritakan serunya solo camping bersama alam. Kuliner yang ditampilkan umumnya adalah makanan-makanan yang dimasak outdoor.
Alternatif:
- How to Grill Our Love: Cerita tentang pengantin baru yang menjalani LDR dan hobi nge-grill di luar ruangan tiap bertemu.
9. Food Wars! (Shokugeki no Soma)
Sinopsis: Soma Yukihira adalah chef muda yang berbakat. Dia memasuki Tootsuki Culinary Academy yang terkenal ketat demi mendapatkan ilmu untuk mengalahkan sang ayah, seorang chef genius.
Tootsuki terkenal dengan tradisi Shokugeki (food war) yang digunakan murid-murid untuk meraih ranking tertinggi atau menyingkirkan rival di sekolah.
Setelah melalui banyak Shokugeki, Soma mendapatkan teman-teman baru dan pengalaman berharga.
***
Food Wars! ini konsepnya lebih ke kompetisi memasak. Tiap story arc isinya ujian memasak, kompetisi memasak, atau food war antara Soma dan karakter-karakter antagonis yang bermunculan.
Masakannya sangat variatif dan meliputi kuliner berbagai negara. Reaksi tokoh-tokohnya setelah mencicipi makanan cenderung lebay sampai baju sobek-sobek segala. Khas manga seinen.
Alternatif:
- Born to Cook (Mister Ajikko): Mirip dengan Food Wars!, tapi lebih lawas.
- Ajinosuke: Mirip Food Wars!, tapi dengan tokoh utama yang jauh lebih kalem daripada Soma.
- Cook X Doppo: Mirip Food Wars! juga, tapi tokoh utamanya cool dan punya masa lalu yang misterius.
10. Master Cooking Boy
Sinopsis: Berlatar China pada abad 19, Liu Maoxing berhasil meraih gelar sebagai Juru Masak Khusus termuda. Mao melakukan perjalanan ke seluruh China untuk mendapatkan resep dan bahan makanan paling langka.
Petualangan Mao dan kawan-kawannya kerap menyerempet bahaya. Namun, ia bertemu dengan koki-koki paling berbakat di sepanjang perjalanannya.
***
Menurut saya, Master Cooking Boy juga termasuk manga yang berbeda, karena menggunakan latar China di zaman kerajaan. Kuliner yang dibahas tentu saja kuliner Tionghoa. Action-nya ada, sejarah kulinernya juga ada. Saya paling suka story arc Mao melawan dunia masak bawah tanah yang ingin menguasai China. Seru banget.
11. Kitchen Princess
Sinopsis: Najika adalah anak yatim piatu dari panti asuhan yang bercita-cita menjadi chef dengan kemampuan untuk membuat masakan yang bisa menggerakkan hati. Demi mewujudkan mimpinya, ia memasuki Seika Academy yang bergengsi.
Najika berusaha untuk bertahan di Seika yang kompetitif sembari mencari anak lelaki yang pernah menyelamatkan nyawanya.
***
Ini adalah shojou manga yang konsepnya masak-masak dengan bumbu roman khas remaja. Ceritanya nggak terlalu kompleks, sesuai dengan target umur pembacanya. Makanan-makanan yang ditampilkan biasanya juga cenderung girly seperti cake, crepes, atau jenis-jenis dessert cantik lainnya.
Alternatif:
- Yumeiro Patissiere: Persis Kitchen Princess, tapi tokoh utamanya bermimpi menjadi pastry chef.
- Hopper and Yummy’s Kitchen: Cerita tentang Yummy yang berusaha mendapatkan hati pemuda pujaannya lewat makanan enak. Ia dibantu Hopper, peri masakan dalam membuat hidangan.
- Delicious!: Manga tentang gadis tak bisa memasak yang terpilih menjadi pembawa acara memasak. Ia berpura-pura jago memasak dan minta diajari memasak oleh sahabat lelakinya.
12. Something’s Wrong with Us
Sinopsis: Sekian lama tak berjumpa, dia langsung melamarku pada pertemuan pertama. Lima belas tahun lalu, dia adalah teman masa kecilku… dan pria yang menuduh ibuku sebagai pembunuh.
Saat masih kecil, Nao tinggal di Kogetsuan, sebuah kedai wagashi terkemuka tempat ibunya bekerja. Di sanalah ia bertemu cinta pertamanya, Tsubaki.
Pada suatu malam, pemilik Kogetsuan tewas terbunuh. Tsubaki menuding ibu Nao sebagai pembunuhnya.
Lima belas tahun berlalu, Nao bertemu lagi dengan Tsubaki yang sudah tak mengenalinya. Pemuda itu tiba-tiba melamarnya. Nao pun bekerja di Kogetsuan sebagai tunangan Tsubaki sambil mencari tahu kebenaran di balik pembunuhan ayah Tsubaki yang telah menghancurkan hidup ibunya.
***
Kalau pengen baca manga kuliner dengan tema yang masih jarang dibahas, coba Something’s Wrong with Us. Manga ini fokus di tradisi pembuatan kue tradisional Jepang alias wagashi.
Ceritanya lebih condong ke thriller, karena diwarnai misteri pembunuhan. Walaupun begitu, romance-nya juga bagus banget.
Manga ini juga sudah diadaptasi ke dorama dengan judul Cursed in Love. Saya nonton dorama-nya duluan di Netflix sebelum baca manga-nya.
Alternatif:
- Drops of God: Manga tentang wine dengan tokoh utama sommelier
- Addicted to Curry: Manga tentang kare.
13. Yakitate!! Japan
Sinopsis: Azuma Kazuma adalah pemuda genius baking yang bercita-cita memperkenalkan roti Ja-pan terenak di seluruh Jepang.
Ia bergabung dengan bakery Pantasia yang tersohor, tapi ditempatkan di cabang yang paling tak laku.
Berbekal tangan matahari dan dukungan rekan-rekannya di Pantasia, Azuma mengikuti turnamen-turnamen baking paling prestigius dan memperkenalkan berbagai varian Ja- pan yang selalu sukses bikin juri tercengang.
***
Yakitate!! Japan adalah salah satu manga kuliner terbego yang pernah saya baca. Walaupun begitu, saya nggak kapok-kapok baca manga yang sering mengabaikan akal sehat ini karena memang lucu banget.
14. Kitchen Palette
Sinopsis: Komugi yang biasa hidup dalam kemewahan memutuskan untuk menjadi chef masakan Italia di restoran L’aurora. Walaupun berhasil diterima, kini ia harus hidup sendiri dengan gaji seadanya.
Sudah berkutat dengan kemiskinan dan kelaparan, Komugi masih harus bertahan di bawah didikan Tetsuri, chef L’aurora yang tampan tapi berlidah tajam.
***
Kitchen Palette ini manga begerenre romance dan kuliner yang ceritanya ringan. Gambarnya khas shojou manga. Ceweknya harus mungil dan cute, sementara cowoknya ganteng, tinggi, dan sok cool. Walaupun begitu, ceritanya lebih ke josei, karena agak dewasa.
***
Sekian rekomendasi manga kuliner dari saya. Aslinya masih banyak banget manga kuliner yang belum sempat saya baca. Sudah baca judul yang mana saja?














