[Review Buku] Ganjil-Genap, Metropop yang ‘Nggak Napak Bumi’ Sekaligus Relatable

Ganjil-Genap (Almira Bastari). ©2020 Tantri Setyorini

Judul: Ganjil-Genap
Penulis:
Almira Bastari
Bahasa:
Indonesia
Format:
paperback, 344 hal.
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama (2020)
Genre:
fiksi, metropop, roman, kontemporer, komedi

Cerita

Disadur dari Goodreads:

Gimana rasanya diputusin setelah berpacaran selama tiga belas tahun?

Hidup Gala yang mendadak jomblo semakin runyam ketika adiknya kebelet nikah! Gala bertekad pantang lajang menjelang umur kepala tiga.

Bersama ketiga sahabatnya, Nandi, Sydney, dan Detira, strategi pencarian jodoh pun disusun. Darat, udara, bahkan laut “disisir” demi menemukan pria idaman.

Akankah Gala berhasil menemukan pasangan untuk menggenapi hari-hari ganjilnya?

Ganjil-Genap. ©2020 Gramedia Pustaka Utama
Ganjil-Genap. ©2020 Gramedia Pustaka Utama

5 Points:

  Story
 Setting
 Characterization
 Writing style
 Moral/interesting trivia

Level of Interest

Review

Biasanya saya agak malas baca Metropop, karena kurang relatable dengan kehidupan sehari-hari. Tokoh utama novel metropop itu selalu cewek cakep yang tinggal di ibukota dengan kehidupan hedon dan gaji berdigit-digit-digit-digit. Galaunya pun galau stylish. Ngabur ke luar negeri atau minimal Bali buat kontemplasi. Lah saya yang tinggal di kota kecil dan bergaji secukupnya mana bisa paham. Tapi khusus Almira Bastari ini pengecualian.

Karya-karyanya Almira juga nggak napak bumi seperti novel Metropop lainnya. Tapi setidaknya dia pintar membuat alur yang sederhana tapi seru. Dia cukup peka untuk memasukkan hal-hal yang menjadi sumber persambatan para wanita urban, baik yang bergaji kecil, sedang, maupun di atas rata-rata. Dan satu lagi, tulisannya Almira ini lucu.

Saya pertama kali berkenalan dengan tulisan Almira Bastari di Resign! Novel yang sedap betul menurut saya. Sekarang Almira kembali dengan Ganjil-Genap yang masih menyoroti nikmat pilunya kehidupan gadis cantik dari golongan kelas atas di Jakarta. Kali ini tidak selucu Resign!, namun bagi saya justru lebih relatable.

Novel Ganjil-Genap menyoroti kegalauan sebagai wanita lajang di usia mendekati deadline. Ganjil-genap yang dipilih menjadi judul mewakili rutinitas Gala bersama sang mantan selama bertahun-tahun. Demi mematuhi peraturan lalin yang cuma berlaku di Jakarta itu, Gala dan Bara sepakat untuk gantian menjemput dengan mobil berplat nomor ganjil atau genap. Ganjil-genap bisa juga diartikan sebagai keganjilan di hidup Gala setelah Bara tak lagi menggenapi hari-harinya.

Gala nggak ingat rasanya jadi jomblo gara-gara sudah tiga belas tahun berpacaran. Namun tiba-tiba status itu harus kembali disandangnya, justru di saat tuntutan untuk segera menikah dari keluarga semakin mendesak. Diputusin di parkiran, bos. Padahal sudah ge-er bakal dilamar. Kurang sakit gimana?

Karena tak berpengelaman terjun ke dating pool, jadilah Gala kebingungan mencari jodoh ke sana-sini. Segala cara rela dicobanya. Mulai dari minta dikenalin teman, ikut kursus buat menambah kenalan, sampai ikut biro jodoh eksklusif. Satu demi satu pria zonk ditemuinya, sampai akhirnya Gala capek sendiri. Apalagi keluarga Gala seolah tidak memberikan support. Rasanya ikutan gemes dan kasihan. I do feel her. Hahaha.

Saya suka cara Almira Bastari menceritakan bagaimana kelimpungannya Gala dalam mencari pasangan. Kita semua pernah atau sedang berada di situasi serupa. Para pria yang mendekati Gala juga sama saja seperti fuckboy, softboy, atau Mr. Right Guy at The Wrong Time yang ada di kehidupan kita. Jadi sedikit-sedikit, “Wah, aku banget ini!” Pendeknya, mengikuti cerita Gala sedikit banyak seperti bercermin.

Saya juga suka ending Ganjil-Genap yang realistis. Sebuah buku yang cukup mencerahkan, meskipun dari Metropop. Siapa sangka, subgenre roman yang paling saya hindari ternyata justru memberikan salah satu bacaan paling berkesan di tahun 2020 ini?

Yak, sekian dulu ulasan saya untuk novel Ganjil-Genap. Saya juga mengulas novel ini di podcast bersama salah satu teman sekantor. Silakan didengarkan jikalau berminat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.